Rumah Makan Gratis Tanpa Syarat

Rumah Makan Gratis Tanpa Syarat

Infogratisdunia.web.id – Siapa bilang tempat makan gratis itu tidak ada ini buktinya rumah makan gratis ini sudah buka 1 tahun dan masi memberikan makanan gratis bagi konsumennya. Berikut infogratisdunia.web.id akan membahas ulasan lengkapnya di bawah ini.

Rumah makan gratis, kedengarannya tidak masuk akal. Apalagi di tengah keriuhan orang berbisnis untuk mencari keuntungan yang sebanyak-banyaknya.

Namun ternyata rumah makan gratis itu benar-benar ada, dan benar-benar gratis untuk semua orang tanpa syarat. Rumah makan gratis ini berada di Kampung Pabuaran kulon RT 01 RW 16 Desa Ciangsana Kecamatan gunung putri Kabupaten Bogor.

Baca juga : Trik Kehidupan Agar Selalu Makan Gratis

Setiap hari rumah makan yang bernama Berkah ini menyediakan 200 porsi makan siang. Siapapun boleh mampir dan makan di tempat itu. Pemilik rumah makan gratis ini adalah Aditya Prayoga. Laki-laki 27 tahun ini telah menjalankan rumah makan gratis ini sejak setahun lalu.
Darimana ia membiayai semua itu? Padahal Adit menyediakan makanan tersebut dengan menu ayam atau daging plus sayur yang selalu berganti-ganti setiap hari.

Kepada Trubus.id Sabtu (26/5) ia menjelaskan, saat ini ia mempunyai bisnis. Dari hasil bisnisnya itu, Adit membiayai seluruh operasional rumah makan gratis tersebut. Ketika ditanya apakah programnya tersebut tepat sasaran, karena bisa dimanfaatkan orang-orang yang tidak berhak, ia menjawab, biasanya orang-orang mampu tersebut akan berdonasi ketika punya uang lebih.

Ke depan pria asal Palembang ini berharap Rumah Makan gratisnya ini akan terus berkembang dan bisa mendistribusikan makanan dan minuman lebih dari seribu porsi setiap hari.

Selain menyediakan makan gratis untuk semua orang, setiap Jumat, Adit dan timnya melakukan pembagian sembako (sembilan bahan pokok) kepada seluruh warga kurang mampu di sekitar Desa Ciangsana, Gunung Putri, Bogor.

Ide mendirikan rumah makan gratis ini berawal ketika Adit, yang punya akun Instagram @rumah_makan_gratis ini bertemu dengan nenek-nenek tukang sapu di sebuah kompleks perumahan yang selalu membawa botol minuman. Selanjutnya ia juga bertemu dengan orang-orang papa lainnya yang perlu bantuan.

Awalnya Adit hanya membagikan minuman, yakni susu atau kopi dan gorengan di sekitar rumahnya. Namun aktivitas itu terhenti karena uangnya habis. Setelah bisnisnya lancar, ia lalu membangun rumah makan gratis sampai sekarang. [KW]

Related posts